Multitrack Diplomasi – Mengenal Tetang Track 9 (Jalur Media Massa)


Assalamualaikum Wr.Wb., Om Swastiastu, Namo Buddhaya, Salam Kebajikan, dan Salam Sejahtera bagi kita semua.

Selamat 24 zona waktu untuk pembaca di seluruh dunia. Semoga kalian semua senantiasa bahagia dan sehat. Pada unggahan blog saya kali ini, saya akan membahas mengenai multitrack diplomacy. Lebih spesifiknya saya akan membahas salah satu jalur dari multitrack diplomacy tersebut, yaitu diplomasi jalur media massa. Sebelum kita masuk kedalam pembahasan diplomasi jalur media massa, mari kita ketahui dulu apa itu diplomasi dan juga pengertian serta jalur-jalur multitrack diplomacy itu sendiri.



Diplomasi adalah suatu ilmu dan seni bernegosiasi yang dilakukan oleh seorang aktor (diplomat) yang mewakili suatu negara dalam bidang perdamaian dan keamanan. Namun, dengan adanya perkembangan dalam konsep diplomasi, aktor (diplomat) tersebut tidak hanya sebatas mewakili negara namun dapat juga mewakili sebuah organisasi, bisnis, bahkan individu. Begitu juga dengan bidang yang dinegosiasikan. Diplomasi modern bernegosiasi dalam berbagai bidang sebagai contoh, politik, ekonomi, atau perdagangan. Diplomasi dilakukan dengan tujuan mencapai kesepakatan bersama dalam suatu segi yang dibahas antarnegara atau organisasi tersebut. Dilihat dari jenisnya, diplomasi memiliki empat jenis. Pertama adalah diplomasi preventif yaitu, diplomasi yang dilakukan untuk mencegah terjadinya perselisihan atau konflik. Dalam memelihara perdamaian dibutuhkan diplomasi preventif tersebut. Kedua adalah diplomasi publik yaitu, diplomasi dengan suatu usaha untuk mencapai kepentingan nasional suatu negara melalui memahami, menginformasikan, dan mempengaruhi para pendengar asing. Ketiga adalah diplomasi multilateral yaitu, penerapan diplomasi yang melibatkan tiga negara atau lebih, terutama negara yang memiliki kesamaan minat yang ingin dicapai bersama. Terakhir adalah diplomasi bilateral yaitu, diplomasi yang dilakukan oleh dua negara secara formal melalui misi diplomasi yang telah diakreditas kedua negara tersebut. Setelah mengetahui apa itu diplomasi mari kita mulai membahas tentang multitrack diplomacy.


Pada dasarnya diplomasi memiliki banyak variasi dalam mempraktikannya, salah satunya adalah multitrack diplomacy. Adanya perkembangan dalam diplomasi memunculkan adanya multitrack diplomacy. Multitrack diplomacy menyediakan jalur-jalur yang dapat mempermudah proses diplomasi. Diplomasi selama ini menggunakan jalur resmi kenegaraan, multitrack diplomacy melakukan proses diplomasi tanpa harus menggunakan jalur resmi kenegaraan. Intinya, multitrack diplomacy memiliki konsep menaruh aktor non-negara untuk ikut campur dalam proses diplomasi dengan tujuan mempermudah proses diplomasi tersebut. Diamond dan McDonald (1996) mengatakan bahwa multitrack diplomacy memilki 9 jalur. Jalur pertama adalah jalur pemerintah atau jalur yang dijalankan pemerintah. Jalur kedua adalah jalur non-pemerintahan, jalur yang dilakukan oleh aktor non-pemerintahan yang bersifat profesional. Jalur ketiga adalah jalur yang dilakukan melalui suatu bisnis. Jalur keempat adalah jalur warga negara, jalur yang melibatkan masyarakat secara tidak resmi dalam proses diplomasinya. Jalur kelima adalah jalur yang dilakukan melalui penelitian atau pendidikan. Jalur keenam adalah jalur yang dilakukan aktivis perdamaian. Jalur ketujuh adalah jalur diplomasi yang dilakukan melalui jalur agama. Jalur kedelapan adalah jalur pendanaan yaitu, adanya penyediaan dana dalam menjalani multitrack diplomacy. Terakhir jalur kesembilan yaitu jalur media massa. Itulah pengertian dari multitrack diplomacy serta jalur-jalurnya. Seperti yang saya tulis diawal, pada unggahan saya kali ini saya akan membahas lebih lanjut mengenai multitrack diplomacy jalur kesembilan atau diplomasi jalur media massa.


Media massa merupakan sarana komunikasi yang berguna untuk menyampaikan sebuah pesan. Dengan media massa kita dapat dengan mudah mengakses berbagai informasi, konflik, isu-isu, dan juga peristiwa-peristiwa yang terjadi di belahan dunia manapun. Media massa dapat menjadi alat komunikasi yang sangat menguntungkan bagi seluruh jalur dalam multitrack diplomacy. Media massa dapat dengan mudah menghubungkan jalur-jalur tersebut dengan publik serta dapat dengan cepat menyebarkan suatu informasi. Selain itu sifat persuasif yang dimiliki media massa sangat berguna dalam membentuk opini publik. Hal tersebut menjadikan media massa sebagai peran penting dalam diplomasi. Maka jalur media massa ini berkaitan dengan jalur-jalur multitrack diplomacy lain, bahkan menjadi jalur yang paling dibutuhkan oleh kedelapan jalur lainya. Beberapa contoh media massa yang memberikan isu-isu antarnegara yaitu, CNN, VOA, atau BBC. Walaupun memiliki banyak keuntungan, media massa juga memiliki beberapa kekurangan. Sebagai contoh, suatu media massa dapat saja menyebarkan suatu berita yang tidak tepat, sehingga adanya perspektif negatif publik terhadap suatu isu. Sifat netral media massa dapat menimbulkan perpecahan pendapat publik. Selain itu media massa juga dapat mempengaruhi publik untuk melihat suatu isu secara negatif. Dengan begitu, dalam diplomasi jalur media massa ini kita memang harus sangat berhati-hati dan teliti dalam memilih berita yang benar atau yang salah. Itulah akhir dari pembahasan saya mengenai multitrack diplomacy jalur kesembilan atau diplomasi jalur media massa. Semoga pembahasan ini dapat membantu pembaca memahami sedikit tentang diplomasi dan juga multitrack diplomacy terutama jalur media massa. Sekian dari saya terima kasih.

Salam hangat S/N. 

Comments

Popular Posts